Sejarah Hardisk
Hardisk merupakan piranti penyimpanan sekunder dimana data disimpan sebagai pulsa magnetik pada piringan metal yang berputar yang terintegrasi. Hardisk merupakan media penyimpan yang didesain untuk dapat digunakan menyimpan data dalam kapasitas yang besar. Tetapi pada saat ini hardisk mengalami perkembangan yang sangat pesat dalam besar penyimpananya.
Hardisk mengalami perkembangan dari masa ke masa. Dari bentuk fisik, kapasitas penyimpanan, dan segi kualitas serta harga.
1. Punched Card
Data storage tertua yang diketahui adalah punch card, diciptakan pada tahun 1725 oleh Basile Bouchon pada saat itu penggunaannya adalah untuk menyimpan data pola tenun kain dengan cara melubangi gulungan kertas.

Tetapi karya pertama yang dipatenkan adalah punch card karya HermanHollerith pada september 1884 yang dipakai hampir selama 100 tahunsampai pertengahan 1970an.
Inilah contoh punched card IBM 1130 yang berfungsi untuk word processing yang menggunakan kode binari
dengan kapasitas data 80 karakter saja.

2. Punched Tape

Data storage pertama yang menggunakan kertas ditemukan pada tahun tahun1846 oleh Alexander Bain sang penemu mesin fax & telegraph. Satubaris lubang mewakili 1 karakter.
3. Selectron Tube

Pada tahun 1946 RCA mulai membuat Selectron Tube yang merupakan bentukmemori pertama berbasis komputer dengan ukuran panjang sekitar 30 cmdengan kapasitas 4 Kb, memori ini tidak berumur panjang dipasarankarena harganya terlalu mahal.
4. Magnetic Tape

5.Magnetic Drum

magnetic drum yang berukuran sekitar 40 cm mampu berputar 12,500 kali/menit merupakan data storage komputer IBM 650 yang mampu menyimpan data sebanyak 10,000 karakter (tahun 1953an).
6.Floppy Disk

Pada tahun 1969 disket pertama kali diperkenalkan dengan ukuran 20 cmmampu menampung data 80 Kb tetapi hanya untuk sekali pakai, 4 tahunkemudian dengan ukuran yang sama, ditingkatkan lagi kemampuannyamenjadi 256 Kb dan bisa dipakai berulang-ulang. Tahun demi tahun ukurandisket semakin kecil dan kemampuan menyimpan datanya semakin besar pula.
7.Hardisk

Pada 13 September 1956 IBM memperkenalkan Komputer model terbarunya IBM 305 RAMAC,pada saat itu merupakan revolusi karena IBM 305 RAMAC disertai denganHardisk pertama di dunia dengan kapasitas yang luar biasa yaitu 4,4 MB.Hardisknya sendiri terdiri dari 50 keping piringan berukuran 60 cm. IBMmenyewakan komputer ini seharga Rp. 30 jutaan perbulan.
Hardisk masih terus dipakai sampai sekarang dengan ukuran yang lebihkecil dan dengan kapasitas yang tentu saja jauh lebih besar.

Harddisk pada awal perkembangannya didominasi oleh perusahaan raksasa yang menjadi standard komputer yaitu IBM. Ditahun-tahun berikutnya muncul perusahaan-perusahaan lain antara lain Seagate, Quantum, Conner sampai dengan Hewlet Packard’s di tahun 1992. Pada awalnya teknologi yang digunakan untuk baca/tulis, antara head baca/tulisnya dan piringan metal penyimpannya saling menyentuh. Tetapi pada saat ini hal ini dihindari, dikarenakan kecepatan putar harddisk saat ini yang tinggi, sentuhan pada piringan metal penyimpan justru akan merusak fisik dari piringan tersebut.

Dari gambar tersebut dapat dilihat dari tahun 1984 sampai dengan 2006 mendatang, perkembangan teknologi penyimpanan data berkembang cepat. Mulai dari ukuran mikro untuk penggunaan laptop sampai ukuran normal untuk penggunaan PC Desktop.
Jenis-jenis Hardisk
Jenis hard disk bermacam-macam, tergantung pada kategori yang digunakan. Misalnya, berdasarkan jenis interface-nya, tingkat kecepatan transfer data, serta kapasitas penyimpanan data. Jenis interface yang terdapat pada hard disk bermacam-macam, yaitu ATA (IDE, EIDE), Serial ATA (SATA), SCSI (Small Computer System Interface), SAS, IEEE 1394, USB, dan Fibre Channel. Jenis interface menentukan tingkat data rate atau kecepatan transfer data. Misalnya, hard disk SCSI memiliki kecepatan transfer ± 5 MHz, artinya mampu melakuan transfer data hingga 5 Mb per detik. Di antara sekian banyak jenis interface, hanya tiga jenis hard disk yang sering digunakan, yaitu IDE, SATA, dan SCSI. Hard disk SCSI biasanya banyak digunakan pada server, workstation, dan komputer Apple Macintosh mulai pertengahan tahun 1990-an hingga sekarang.Sedangkan hard disk yang banyak digunakan pada komputer personal (PC) adalah jenis SATA.
ATA
AT Attachment (ATA) adalah antarmuka standar untuk menghubungkan peranti penyimpanan seperti hard disk, drive CD-ROM, atau DVD-ROM di komputer. ATA singkatan dari Advance Technology Attachment. Standar ATA dikelola oleh komite yang bernama X3/INCITS T13. ATA juga memiliki
beberapa nama lain, seperti IDE dan ATAPI. Karena diperkenalkannya versi terbaru dari ATA yang bernama Serial ATA, versi ATA ini kemudian dinamai Parallel ATA (PATA) untuk membedakannya
dengan versi Serial ATA yang baru. Parallel ATA hanya memungkinkan panjang kabel maksimal hanya 18 inchi (46 cm) walaupun banyak juga produk yang tersedia di pasaran yang memiliki panjang hingga 36 inchi (91 cm). Karena jaraknya pendek, PATA hanya cocok digunakan di dalam komputer saja. PATA sangat murah dan lazim ditemui di komputer.
SATA
SATA adalah pengembangan dari ATA. SATA didefinisikan sebagai teknologi yang didesain untuk menggantikan ATA secara total. Adapter dari serial ATA mampu mengakomodasi transfer data dengan kecepatan yang lebih tinggi dibandingkan dengan ATA sederhana. Antarmuka SATA generasi pertama dikenal dengan nama SATA/150 atau sering juga disebut sebagai SATA 1. SATA 1 berkomunikasi dengan kecepatan 1,5 GB/s. Kecepatan transfer uncoded-nya adalah 1,2 GB/s. SATA/150 memiliki kecepatan yang hampir sama dengan PATA/133, namun versi terbaru SATA memiliki banyak kelebihan (misalnya native command queuing) yang menyebabkannya memiliki
kecepatan lebih dan kemampuan untuk melakukan bekerja di lingkungan multitask.
Bentuk hardisk dimasa Depan

Teknologi yang dibuat untuk hardisk d masa depan akan dibuat lebih padat dan lebih hemat tempat serta dapat menampung data yang semakin besar.
Cara kerja Harddisk
Komponen dalam harddisk ada yang dinamakan Platter, Piringan yang biasanya terbuat dari alumunium ada pula yang menggunakan kaca piring dan dilapisi dengan bahan magenetik, permukaan platter disebut track atau lingkaran konsentris, data disimpan sebagai pulsa magnetik pada piringan metal yang terintegrasi ini. Tiap track dibagi dalam beberapa segment yang dikenal sebagai sector.
Data ditulis menggunakan Write-core head. Data tersimpan dalam bentuk bit. Pada saat disk dimagnetisasi pada satu arah, nilainya 0 dan ketika arahnya berlawanan bernilai 1. Perubahan arah magnetic pada setiap bit ini akan diterjemahkan sebagai kombinasi 0 dan 1. Satu bit akan menyimpan satu informasi dalam bentuk angka biner kombinasi 1 dan 0.

Proses penulisan data Saat kita memasukan data pada hard drive untuk disimpan, drive tersebut diolah menggunakan sebuah formula matematikal yang kompleks yang menambahkan sebuah bit ekstra pada data tersebut. bit ekstra berfungsi untuk mendeteksi dan mengkoreksi kesalahan acak yang disebabkan oleh variasi dari medan magnet di dalam drive. Kemudian, drive menggerakkan head melalui track yang sesuai dari platter. Ketika berada di atas track yang benar, drive menunggu sampai platter berputar hingga sector yang diinginkan berada di bawah head. Ketika komponen elektronik drive menentukan bahwa sebuah head berada di atas sector yang tepat untuk menulis data, drive mengirimkan pulsa elektrik pada head tersebut. Pulsa tersebut menghasilkan sebuah medan magnetik yang mengubah permukaan magnetik pada platter. Variasi yang terekam tersebut sekarang mewakili sebuah data. Drive memposisikan bagian pembaca dari head di atas track yang sesuai, kemudian menunggu sector yang tepat untuk berputar di atasnya. Saat spektrum magnetik tertentu yang mewakili data kita, pada sector dan track yang tepat berada tepat di atas head pembaca, komponen elektronik drive mendeteksi perubahan kecil pada medan magnetik dan mengubahnya menjadi bit. Saat drive tersebut selesai mengecek error pada bit dan membetulkannya jika perlu, ia kemudian mengirimkan data tersebut pada sistem operasi.
Proses baca tulis dilakukan oleh lengan head, dengan media Fisik magnetikHead hardisk melakukan konversi bits ke pulse magnetik dan menyimpannya ke dalam platters, dan mengembalikan data jika proses pembacaan dilakukan Hard disk memiliki “Hard platter” yang berfungsi untuk menyimpan medan magnet.
Arsitektur
Sebuah hard disk drive dengan piring-piring dan motor hub dihapus menunjukkan kumparan stator berwarna tembaga yang mengelilingi sebuah bantalan di tengah motor spindle. Garis oranye di sepanjang sisi lengan yang tipis sirkuit tercetak-kabel. Gelendong bantalan adalah di tengah.
Tipikal hard drive memiliki dua motor listrik, satu untuk memutar disk dan satu untuk memposisikan membaca / menulis kepala perakitan. Motor disk eksternal rotor melekat pada piring-piring; gulungan stator tetap di tempatnya. Aktuator memiliki kepala baca-tulis di bawah ujung dari ujung (dekat pusat); dicetak tipis-rangkaian kabel menghubungkan kepala baca-tulis ke hub dari aktuator Yang fleksibel, agak 'U'berbentuk kabel pita, terlihat ujung-di bawah dan ke kiri dari lengan aktuator pada gambar pertama dan lebih jelas dalam kedua, terus sambungan dari kepala ke papan controller di seberang sisi.
Dukungan kepala lengan sangat ringan, tetapi juga kaku; di drive modern, percepatan di kepala mencapai 550 G s.
Dibuka hard drive dengan magnet atas dihapus, menunjukkan kepala tembaga aktuator kumparan (kanan atas).
Berwarna perak struktur di kiri atas gambar pertama bagian atas piring-permanen magnet dan kumparan motor yang bergerak ayunan kepala ke posisi yang diinginkan (dapat terlihat dibuang di gambar kedua). Piring mendukung tipis neodymium-besi-boron (NIB) high-flux magnet. Di bawah ini adalah pelat koil bergerak, sering disebut sebagai kumparan suara dengan analogi kumparan di pengeras suara, yang melekat ke aktuator hub, dan di bawahnya adalah NIB kedua magnet, dipasang pada pelat bawah motor (beberapa drive hanya memiliki satu magnet).
Kumparan suara, itu sendiri, adalah agak berbentuk seperti mata panah, dan terbuat dari berlapis ganda coppmagnet . kawat. Lapisan terisolasi, dan luar adalah termoplastik, yang obligasi kumparan bersama setelah luka pada formulir, membuatnya mandiri. Yang bagian kumparan sepanjang dua sisi mata panah (yang menunjuk ke pusat bantalan aktuator) berinteraksi dengan medan magnet, mengembangkan gaya tangensial yang berputar aktuator. Arus yang mengalir ke luar secara radial sepanjang salah satu sisi mata panah, dan radial ke dalam di sisi lain menghasilkan gaya tangensial. Magnet yang seragam, masing-masing sisi berlawanan akan menghasilkan kekuatan yang akan membatalkan satu sama lain. Oleh karena itu permukaan magnet N setengah tiang, S setengah tiang, dengan garis pemisah radial di tengah, menyebabkan dua sisi berlawanan kumparan untuk melihat medan magnet dan menghasilkan kekuatan yang menambah dan bukan membatalkan.Arus di sepanjang bagian atas dan bawah kumparan radial menghasilkan kekuatan yang tidak memutar kepala.
Kapasitas dan kecepatan akses
PC hard disk drive kapasitas (dalam GB) dari waktu ke waktu. Sumbu vertikal logaritmik, sehingga garis cocok sesuai dengan pertumbuhan eksponensial.
Menggunakan disk kaku dan penyegelan unit toleransi memungkinkan jauh lebih ketat daripada di sebuah floppy disk drive. Akibatnya, hard disk drive dapat menyimpan lebih banyak data dibandingkan floppy disk drive dan dapat mengakses dan mengirimkan mereka lebih cepat.
- Pada April 2009 kapasitas tertinggi HDDs konsumen adalah 2 TB.
- Tipikal "desktop HDD" mungkin menyimpan antara 120 GB dan 2 TB meskipun jarang di atas 500 GB data (berdasarkan data pasar AS putar di 5.400 hingga 15.000 rpm, dan memiliki media transfer rate sebesar 0,5 Gbit / s atau lebih tinggi. (1 GB = 10 9 Byte; 1 Gbit/s = 10 9 bit/s) (1 GB = 10 9 Byte, 1 Gbit / s = 10 9 bit / s)
- Tercepat "enterprise" HDDs spin di 10.000 atau 15.000 rpm, dan dapat mencapai kecepatan transfer media berurutan di atas 1,6 Gbit / s. dan transfer rate yang berkesinambungan hingga 1 Gbit / s. Drives berjalan pada 10.000 atau 15.000 rpm menggunakan piringan yang lebih kecil untuk mengurangi kebutuhan daya yang meningkat (karena mereka memiliki lebih sedikit hambatan udara) dan karena itu umumnya memiliki kapasitas lebih rendah daripada kapasitas tertinggi desktop drive.
- Mobile HDD", yaitu, laptop HDDs, yang secara fisik lebih kecil dari desktop mereka dan perusahaan mitra, cenderung lebih lambat dan memiliki kapasitas yang lebih rendah. Mobile khas berputar di kedua HDD 4200rpm, 5400rpm, atau 7200rpm, dengan 5400rpm menjadi yang paling menonjol. 7200rpm drive cenderung lebih mahal dan memiliki kapasitas yang lebih kecil, sementara model 4200rpm biasanya memiliki sangat-tinggi kapasitas penyimpanan. Karena piring yang lebih kecil secara fisik (s), mobile HDDs umumnya memiliki kapasitas lebih rendah daripada rekan-rekan desktop yang lebih besar.
- The eksponensial meningkat dalam ruang disk dan akses data kecepatan HDDs telah memungkinkan kelangsungan hidup komersial produk-produk konsumen yang memerlukan kapasitas penyimpanan yang besar, seperti perekam video digital dan digital audio player. Di samping itu, ketersediaan jumlah besar murah penyimpanan telah membuat layak berbagai layanan berbasis web dengan kapasitas luar biasa persyaratan.
Cara utama untuk mengurangi waktu akses adalah untuk meningkatkan kecepatan rotasi, sehingga mengurangi menunda rotasi, sementara cara utama untuk meningkatkan throughput dan kapasitas penyimpanan adalah untuk meningkatkan densitas areal.Berdasarkan tren bersejarah, analis memprediksi pertumbuhan masa depan HDD bit kerapatan (dan karenanya kapasitas) sekitar 40% per tahun. akses kali tidak mengikuti dengan throughput yang meningkat, yang sendiri tidak selalu mengikuti pertumbuhan kapasitas penyimpanan .
Pertama 3.5 "HDD dipasarkan sebagai mampu menyimpan 1 TB adalah Hitachi Deskstar 7K1000.). Ini berisi lima piring-piring di masing-masing sekitar 200 GB, menyediakan 1 TB (935,5 GiB) dari ruang yang dapat digunakan; perhatikan perbedaan antara kapasitasnya dalam satuan desimal (1 TB = 10 12 byte) dan unit biner (1 Tib = 1024 GiB Pada bulan September 2009, Showa Denko mengumumkan peningkatan kapasitas dalam piring-piring yang mereka manufaktur untuk pembuat HDD Satu 2.5 "piring mampu menahan senilai 334 GB data, dan hasil awal selama 3,5" menunjukkan 750 GB per piring kapasitas.
| Form factor Form factor | Lebar | Kapasitas terbesar | Piring (Max) |
| 14 14 | |||
| 146 mm 146 mm | 19.3 GB (1998) 19,3 GB (1998) | 4 4 | |
| 102 mm 102 mm | 5 5 | ||
| 102 mm 102 mm | 750 GB (2006) 750 GB (2006) | ? ? | |
| 69.9 mm 69,9 mm | 1 TB (2009) 1 TB (2009) | 3 3 | |
| 69.9 mm 69,9 mm | 320 GB (2009) 320 GB (2009) | ? ? | |
| 54 mm 54 mm | 320 GB (2009) 320 GB (2009) | 3 3 | |
| 1.8″ PATA / LIF 1.8 "PATA / fosa iliaka kiri | 54 mm 54 mm | 240 GB (2008) 240 GB (2008) | 2 2 |
| 1.3″ 1.3 " | 43 mm 43 mm | 40 GB (2007) 40 GB (2007) | 1 1 |
| 1″ (CFII/ZIF/IDE-Flex) 1 "(CFII / ZIF / IDE-Flex) | 42 mm 42 mm | 20 GB (2006) 20 GB (2006) | 1 1 |
| 0.85″ 0,85 " | 24 mm 24 mm | 1 1 |
Kapasitas pengukuran
Sebuah dibongkar dan diberi label 1997 hard drive. Semua komponen utama diletakkan di cermin, yang menciptakan refleksi simetris.
Diformat baku kapasitas hard disk biasanya dikutip dengan Awalan SI (sistem metrik prefiks), incrementing oleh kekuatan 1000; hari ini yang biasanya berarti gigabyte (GB) dan terabyte (TB). Ini adalah kecepatan data konvensional dan ukuran memori yang tidak diproduksi secara inheren di dalam kuasa dua ukuran, seperti RAM dan memori Flash.Hard disk Sebaliknya tidak mempunyai biner yang melekat ukuran kapasitas ditentukan oleh jumlah kepala, track dan sektor.
Hal ini dapat menyebabkan kebingungan karena beberapa sistem operasi dapat melaporkan kapasitas diformat hard drive menggunakan prefiks biner unit yang kenaikan oleh kekuatan 1024.
Sebuah satu terabyte (1 TB) disk drive diperkirakan akan terus sekitar 1 trilyun byte (1.000.000.000.000) atau 1000 GB; dan memang paling 1 TB hard drive akan berisi sedikit lebih banyak dari nomor ini. Namun beberapa utilitas sistem operasi akan melaporkan hal ini sebagai sekitar 953.674 GB atau 931 MB, sedangkan yang benar akan menjadi 931 unit atau 953.674 MiB GiB. (Jumlah sebenarnya untuk kapasitas diformat akan masih agak lebih kecil, tergantung pada sistem file). Berikut ini adalah cara-cara yang benar pelaporan satu Terabyte.
| Awalan SI (Hard Drive) | Setara | Binary prefixes (OS) | setara |
| 1 TB (terabyte) | 1 * 1000 4 B | 0,9095 Tib (Tebibytes) | 0,9095 * 1024 4 B |
| 1000 GB (Gigabyte) | 1000 * 1000 3 B | 931,3 GiB (Gibibytes) | 931,3 * 1024 3 B |
| 1.000.000 MB (Megabyte) | 1.000.000 * 1000 2 B | 953,674.3 MiB (Mebibytes) | 953,674.3 * 1024 2 B |
| 1000000000 KB (Kilobyte) | 1.000.000.000 * 1000 B | 976.562.500 KiB (Kibibytes) | 976.562.500 * 1024 B |
| (1.000.000.000.000 B (bytes) | - -- | 1.000.000.000.000 B (bytes) | - -- |
Pemilihan Tingkatan RAID
Raid terdiri dapat dibagi menjadi enam level yang berbeda:
1. Raid level 0. Menggunakan kumpulan disk dengan striping pada level blok, tanpa redundansi. jadi hanya melakukan striping blok data kedalam beberapadisk. kelebihan level ini antara lain akses beberapa blok bisa dilakukan secara paralel sehingga bis lebih cepat. kekurangan antara lain akses perblok sama saja seperti tidak ada peningkatan, kehandalan kurang karena tidak adanya pembekc-upan data dengan redundancy. Berdasarkan definisi RAID sebagai redudancy array maka level ini sebenarnya tidak termasuk kedalam kelompok RAID karena tidak menggunakan redundansy untuk peningkatan kinerjanya.
2. RAID level 1. Merupakan disk mirroring, menduplikat data tanpa striping. Cara ini dapat meningkatkan kinerja disk, tapi jumlah disk yang dibutuhkan menjadi dua kali lipat kelebihannya antara lain memiliki kehandalan (reliabilitas) yang baik karena memiliki back up untuk tiap disk dan perbaikan disk yang rusak dapat dengan cepat dilakukan karena ada mirrornya. Kekurangannya antara lain biaya yang menjadi sangat mahal karena membutuhkan disk 2 kali lipat dari yang biasanya.
3. RAID level 2. Merupakan pengorganisasian dengan error correction code (ECC). Seperti pada memory dimana pendeteksian mengalami error mengunakan paritas bit. Sebagai contoh, misalnya misalnya setiap byte data, memiliki paritas bit yang bersesuaian yang mempresentasikan jumlah bit "1" didalm byte data tersebut dimana paritas bit = 0 jika bit genap atau paritas bit = 1 jika bit ganjil. Jadi, jika salah satu bit pada salah satu data berubah dan tidak sesuai dengan paritas bit yang tersimpan. Dengan demikian, apabila terjadi kegagalan pada salah satu disk, data dapat dibentuk kembali dengan membaca error correction bit pada disk lain. Kelebihannya antara lain kehandalan yang bagus karena dapat membentuk kembali data yang rusak dengan ECC tadi, dan jumlah bit redundancy yang diperlukan lebih sedikit jika dibandingkan dengan level 1 (mirroring). Kelemahannya antara lain prlu adanya perhitungan paritas bit, sehingga menulis atau perubahan data memerlukan waktu yang lebih lama dibandingkan dengan yang tanpa menggunakan paritas bit, level ini memerlukan disk khusus untuk penerapannya yang harganya cukup mahal.
4. RAID level 3. Merupakan pengorganisasian dengan paritas bit yang interleaved. Pengorganisasian ini hamper sama dengan RAID level 2, perbedaanya adalah pada level 3 ini hanya memerlukan sebuah disk redudan, berapapun kumpulan disknya, hal ini dapt dilakukan karena disk controller dapat memeriksa apakah sebuah sector itu dibaca dengan benar atau tidak (mengalami kerusakan atau tidak). Jadi tidak menggunakan ECC, melainkan hanya membutuhakan sebuah bit paritas untuk sekumpulan bit yang mempuntai sekumpulan bit yang mempunyai posisi yang sama pada setiap dis yang berisi data. Selain itu juga menggunakan data striping dan mengakses disk-disk secara parallel. Kelebihannya antara lain kehandalan (rehabilitas) bagus, akses data lebih cepat karena pembacaan tiap bit dilakukan pada beberapa disk (parlel), hanya butuh 1 disk redudan yang tentunya lebih menguntungkan dengan level 1 dan 2. kelemahannya antara lain perlu adanya perhitungan dan penulisan parity bit akibatnya performannya lebih rendah dibandingkan yang menggunakan paritas.
5. RAID level 4. Merupakan pengorganisasian dengan paritas blok interleaved, yaitu mengunakan striping data pada level blok, menyimpan sebuah parits blok pada sebuah disk yang terpisah untuk setiap blok data pada disk-disk lain yang bersesuaian. Jka sebuah disk gagal. Blok paritas tersebut dapat digunakan untuk membentuk kembali blok-blok data pada disk yang bisa lebih cepat karena bisa parlel dan kehandalannya juga bagus karena adanya paritas blok. Kelemahannya antara lain akses perblok seperti biasa penggunaan 1 disk., bahkan untuk penulisan ke 1 blok memerlukan 4 pengaksesan untuk membaca ke disk data yag bersangkutan dan paritas disk, dan 2 lagi untuk penulisan ke 2 disk itu pula (read-modify-read)
6. RAID level 5. Merupakan pengorganisasian dengan paritas blok interleaved terbesar. Data dan paritas disebr pada semua disk termasuk sebuah disk tambahan. Pada setiap blok, salah satu dari disk menyimpan paritas dan disk yang lainnya menyimpan data. Sebagai contoh, jika terdapt kumpulan dari 5 disk, paritas paritas blok ke n akan disimpan pada disk (n mod 5) +1, blok ke n dari 4 disk yang lain menyimpan data yang sebenarnya dari blok tersebut. Sebuah paritas blok tidak disimpan pada disk yang sama dengan lok-blok data yang bersangkutan, karena kegagalan disk tersebut akan menyebabkan data hilang bersama dengan paritasnya dan data tersebut tidak dapat diperbaiki. Kelebihannya antara lain seperti pada level 4 ditambah lagi dengan pentebaran paritas seoerti ini dapat menghindari penggunaan berlebihan dari sebuah paritas bit seperti pada RAID level 4. kelemahannya antara lain perlunya mekanisme tambahan untuk penghitungan lokasi dari paritas sehingga akan mempengaruhi kecepatan dalam pembacaan blok maupun penulisannya.
7. RAID level 6. Disebut juga redudansi P+Q, seperti RAID level 5, tetapi menyimpan informasi redudan tambahan untuk mengantisipasi kegagalan dari beberapa disk sekaligus. RAID level 6 melakukan dua perhitungan paritas yang berbeda, kemudian disimpan di dalam blok-blok yang terpisah pada disk-disk yang berbeda. Jadi. Jika disk data yang digunakan sebanyak n buah disk, maka jumlah disk yang dibutuhkan pada RAID level 6 ini adalah n+2 disk. Keuntungan dari RAID level 6 ini adalah kehandalan data yang sangat tinggi, karena untuk menyebabkan data hilang, kegagalan harus terjadi pada tiga buah disk dalam interval rata-rata data mean time to repair (MTTR). Kerugiannya yaitu penalty waktu pada saat penulisan data, karena setiap penulisan yang dilakukan akan mempengaruhi dua buah paritas blok.
8. Raid level 0+1 dan 1+0. Ini merupakan kombinasi dari RAID level 0 dan RAID level 1. RAID level 0 memiliki kinerja yang baik., sedangkan RAID level 1 memiliki kehandalan. Namun, dalam kenyataannya kedua hal ini sama pentingnya. Dalam RAID 0+1, sekumpulan disk di strip, kemudian strip tersebut di-mirror ke disk-disk yang lain, menghasilkan strip-strip data yang sama. Kombinasi lainnya adalah RAID 1+0, dimana disk-disk mirror secara berpasangan, dan kemudian hasil pasangan mirror-nya di-stri. RAID 1+0 ini mempunyai keuntungan lebih dibandingkan dengan RAID 0+1. sebagai contoh, jika sebuah disk gagal pada RAID 0+1, seluruh disknya tidak dapat di akses, sedangkan pada RAID 1+0, disk yang gagal tersebut tidak dapat diakses tetapi pasangan stripnya yang lain masih bisa, dan pasangan mirror-nya masih dapat diakses untuk menggantikannya sehingga disk-disk lain selain yang rusak masih bisa digunakan.






artikelnya bagus dan lengkap.saya juga mau bertanya sebenarnya apa yang disebut dengan RAID?kenapa di komputer saya RAID controller terkadang aktif sendiri?
BalasHapusterima kasih atas jawabannya.